MUKADIMAH

Alhamdulillah. Puji syukur saya panjatkan untuk Allah SWT, akhirnya target membuat blog dengan domain sendiri dapat terlaksana juga. Setelah sibuk merencanakan, akhirnya jadi juga. Memang manusia yang merencanakan, tapi semestinya manusia juga yang mengeksekusi.

Sayangnya kadang yang namanya rencana itu terkubur oleh rutinitas dan tergilas oleh fokus-fokus lainnya, dan butuh momen untuk membangkitkannya lagi. Suatu ketika, seorang sahabat bertanya kabar ke saya dan "eh Tumblr kan udah ditutup, loe nulis dimana sekarang?". I don't know what happened with my brain but it looks like there's a dark room in your brain and suddenly somebody turn it on.

Pertanyaan ini akhirnya membuat saya untuk tertarik menulis lagi. Memang harus saya akui, kalau dulu saya lebih banyak nulis asal-asalan berupa fiksi cerpen, puisi ala-ala, atau opini yang berhubungan dengan asmara dan cita-cita. I know it was so melancholic. Saya masih ingin melanjutkan hobi menulis tapi dengan tipe tulisan yang berbeda dari yang dulu. Karena saya pikir, sekarang saya nggak bisa nulis yang ala-ala sweet seperti jaman dulu lagi. Masanya sudah habis.

Lalu, tulisan macam apa yang akan saya tulis di blog ini?

Insya Allah, tulisannya lebih bermanfaat, karena saya akan menulis seputar review buku-buku yang saya baca. Menulis review buku sebenarnya adalah hal yang baru buat saya. Selama ini, saya hanya suka baca buku tapi saya ingin hobi membaca ini menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.

Suatu ketika, saya membaca berita di The Jakarta Post, dan diketahui bahwa Indonesia adalah peringkat kedua terbawah dalam indeks literasi. Salah satu indikatornya adalah minat baca yang rendah. Nah, berawal dari situlah, rasa ingin berbagi ini muncul. Bukan bagi-bagi buku, tapi berbagi semangat membaca. Dengan membaca review-review buku,  saya harapkan bisa menarik perhatian para pengunjung blog untuk membaca buku lebih banyak lagi.

Karena nama blog ini "tripandreand.com", dan ada unsur trip di situ, saya juga akan menulis review atau pengalaman saya jalan-jalan di seputar Jabodetabek. Iya, Jabodetabek dulu. Tempat-tempat yang saya kunjungi mungkin bisa jadi sudah mainstream, atau malah sangat antimainstream, tergantung siapa pembacanya. Semoga ini juga bisa jadi referensi refreshing dan refleksi diri terutama untuk kaum pekerja ibukota.

Akhir kata, please enjoy and welcome to the journey.










0 Komentar